BayuPinasthika
Bayu Pinasthika
17 Mar 2017

Cara Setting IP Cloud MikroTik untuk Dynamic DNS (DDNS)

Mulai MikroTik v6.14 menawarkan layanan Dynamic DNS untuk device Routerboard. Ini artinya mikrotik akan otomatis mendapatkan nama domain, ini berfungsi jika IP Public berubah-ubah dan dapat menjadi mudah untuk melakukan remote router mikrotik.

Beberapa provider internet di Indonesia memberikan IP public dan kebanyakan Dynamic IP public (Contoh Telkom Speedy). Jika ingin berlangganan IP Public statik kita akan dikenakan biaya yang cukup mahal. Padahal admin jaringan kadang akan menemukan kesulitan jika akan membuat router atau server yang menyediakan service seperti web server, remote cctv, VPN server atau hanya remote mikrotik dengan winbox karena IP Public yang kita terima selalu berubah-ubah. Dengan cara setting IP Cloud Mikrotik ini ip public dinamis sudah tidak menjadi masalah.

Fitur IP Cloud mikrotik hanya cukup melakukan setting ke menu IP -> Cloud, centang “Enabled” dan selesai.

Cara Kerja IP Cloud MikroTIK

  1. Pastikan router Anda terkoneksi ke internet.
  2. Router akan request nama DNS ke IP Cloud Server yang nama domain tersebut akan kita gunakan untuk remote mikrotik atau server. (Contoh nama DNS yang disediakan mikrotik.com : 123456789abc.sn.mynetname.net)
  3. Format penamaan domain yang di-generate berdasarkan serial number routerboard yang kita pakai seperti [SN RouterBoard].sn.mynetname.net.
  4. Router akan memeriksa perubahan IP Public setiap 1 menit dan melakukan update IP ke IP Cloud server.
  5. Request DDNS mikrotik pakai protocol UDP port 39752. Pastikan firewall mikrotik Anda tidak memblock protokol dan port itu.

Cara Mengaktifkan IP Cloud MikroTik


[bayu@MikroTik] /ip cloud> set enabled=yes
[bayu@MikroTik] /ip cloud> print
enabled: yes
update-time: yes
status: updated
dns-name: 123456789abc.sn.mynetname.net
public-address: 119.110.xxx.xxx
[bayu@MikroTik] /ip cloud>

Jika menggunakan fitur IP Cloud pastikan router mikrotik terhubung langsung dengan internet, atau di atas router mikrotik tidak ada NAT router lagi. Jadi ip public terpasang di router Anda. Jika router mikrotik Anda di belakang router atau hanya mempunyai IP Private maka muncul “DDNS server received request from IP 119.110.xxx.xxx but your local IP was 192.168.1.2; DDNS service might not work.”.

Untuk mengakses mikrotik tersebut, cukup dengan memasukan dns-name untuk menggantikan IP seperti contoh 123456789abc.sn.mynetname.net. Jika ingin mempermudah akses router tersebut, nama dns-name tersebut dapat dimasukkan ke hostname (metode CNAME) pada domain, sebagai contoh mikrotik.domain.com CNAME 123456789abc.sn.mynetname.net.

MikroTik • Teknologi Informasi 1 Comment
%d blogger menyukai ini: